Perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman berwisata. Pengunjung dapat menikmati suasana kawasan sekaligus mengenal lingkungan alam yang menjadi latar sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro.
Baca Juga: Mau Jalan-Jalan ke Malioboro? Catat 3 Lokasi Parkir Ini
4. Memiliki Air Terjun dan Sendang
Tidak hanya dua goa utama, kawasan Selarong juga memiliki daya tarik berupa air terjun dan sumber mata air atau sendang.
Air terjun di sekitar kawasan wisata ini memiliki aliran yang lebih menarik ketika musim penghujan.
Saat musim kemarau, debit air dapat berkurang sehingga tampilannya tidak selalu sama sepanjang tahun.
Selain itu, terdapat dua sendang yang dikenal dengan nama Manik Moyo dan Umbul Moyo.
Baca Juga: Mau Liburan ke Jogja? Ini 11 Penginapan Nyaman yang Cocok untuk Pelancong, Lokasinya Strategis!
Keberadaan sumber air tersebut menambah daya tarik Goa Selarong sebagai destinasi yang memadukan wisata sejarah dan alam.
5. Menjadi Lokasi Tradisi Garebeg Selarong
Goa Selarong juga memiliki hubungan dengan kehidupan budaya masyarakat setempat.
Salah satu kegiatan yang dikenal adalah Garebeg Selarong. Tradisi ini biasanya diselenggarakan pada bulan Agustus sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat sekaligus penghormatan terhadap sejarah kawasan.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal tradisi lokal dan kehidupan masyarakat di sekitar destinasi.
Jika ingin menyaksikan kegiatan budaya tersebut, pengunjung sebaiknya memeriksa jadwal pelaksanaan terbaru melalui informasi pemerintah daerah atau pengelola wisata.